
Garuda lahir dari sebuah telur yang sangat besar dengan anggota
badan, tubuh seperti manusia
laki-laki normal, namun ia
memiliki kuku, sayap serta
paruh elang. Saat pertama
kali ia keluar dari telurnya,
Garuda muncul seperti
neraka yang berapi-api,
sama besarnya dengan
kebakaran kosmis
berukuran besar yang
memakan bumi saat kiamat. karna merasa terancam dengan kekuatan yang
dimiliki oleh Garuda, para dewata pun memohon agar Garuda menghentikan
perbuatanya itu, dan Garuda mengabulkan permintaan mereka. dengan
segera Garuda mengurangi ukuran tubuhnya menjadi seukuran normal.
Suatu hari, Vinata termakan oleh rayuan Kadru, kakaknya sendiri yang
merupakan Ibu dari Serpents ( ular-ular licik dalam mitos), mereka
melakukan taruhan, yang kalah akan menjadi budak dari yang
memenangkan taruhan, Vinata kalah dalam taruhan dan diapun menjadi
budak dari kakaknya sendiri. Untuk melepaskan Vinata yang tak
lain adalah ibunya, Garuda mendatangi Kadru dan para penghianat.
Garuda bertanya, apa yang harus dilakukanya untuk dapat
membebaskan ibunya. Kadru pun memutuskan agar Garuda
membawakan kepada mereka ramuan keabadian, yang biasa
disebut Amrita. Tentu saja itu merupakan permintaan yang beresiko
tinggi, karna pada saat itu Amrita adalah milik para dewa
yang letaknya berada disurga.
Indra, raja para dewa yang paling berkuasa menjaga Amrita
dengan sangat berhati-hati. dengan maksud untuk menjaga
ramuan tersebut, para dewa mengelilingi ramuan itu dengan
bola-bola api yang menutupi langit. mereka juga telah menghalangi
jalan menuju tempat ramuan itu berada dengan senjata aneh berbentuk
pisau tajam yang selalu berputar.
dan terakhir mereka menempatkan dua ular raksasa beracun didekat
ramuan tersebut sebagai penjaga yang mematikan.
tanpa merasa gentar, Garuda bergegas menuju ketempat kediaman para
dewa, dengan cepat ia mencuri harta karun para dewa. dengan sangat
berhati-hati akan kekuatan yang dimiliki Garuda, para dewa pun
menemui garuda dengan kekuatan pasukan penuh. akan tetapi
Garuda mampu membuat para dewa kewalahan, dan memaksa
para dewa untuk menyebar ke segala penjuru. Garuda mengambil
air dari berbagai sungai dan memasukannya kedalam mulutnya,
lalu menyemburkan air tersebut ke arah api-api yang dilemparkan
kearahnya, sekaligus memadamkan api-api yang melindungi
para dewa. setelah itu dia mengecilkan ukuran tubuhnya
dan merangkak melewati pisau-pisau tajam yang berputar yang
merupakan mesin pembunuh yang dibuat para dewa. dan akhirnya
ia harus melewati 2 ular raksasa beracun yang diletakkan oleh
para dewa untuk melindungi Amrita, ramuan keabadian yang hendak
dicuri oleh Garuda. Kedua ular tersebut memiliki mata yang sangat
tajam, yang mampu menangkap setiap gerakan tercepat sekalipun,
namun Garuda mampu menundukan kedua ular tersebut dengan
cara melemparkan debu kearah mata mereka.
Garuda memasukan Ramuan Amrita kedalam paruhnya tanpa menelan
ramuan tersebut, lalu ia kembali meluncur terbang keudara melewati
lapisan-lapisan langit. Ditengah perjalanan, Garuda bertemu dengan
Vishnu yang terkesan dengan kebolehan Garuda. Dari pada berkelahi
dengan burung itu, Vishnu memutuskan untuk memberikan Garuda
hadiah berupa anugerah yaitu keabadian, tanpa meminum ramuan
Amrita sekalipun. sebagai balasannya, Garuda dengan senang hati
meminta untuk dijadikan tunggangan Vishnu. saat Garuda kembali
melaju terbang, Garuda berpapasan dengan Indra, raja para dewa
yang paling berkuasa. Indra melempar Garuda dengan halilintarnya,
namun Garuda tidak mengalami cedera sedikitpun, hanya kehilangan
sehelai bulu saja. dengan penuh kesadaran akan kekuatan Garuda,
Indra meminta gencatan senjata kepada Garuda. lalu mereka
menyelesaikannya dengan cara lain, yakni perjanjian. Garuda berjanji
setelah dia berhasil mengantarkan ramuan tersebut dan memenuhi
permintaan para penghianat, dia akan mengembalikan ramuan tersebut
ke para dewa. Indra memberikan izin kepada Garuda untuk mendapatkan
Naga sebagai makanan.
Dan akhirnya Garuda sampai sebelum para Ular menjadi cemas. tanpa
mereka sadari bahwasanya Garuda telah bersekutu dengan para dewata,
Garuda telah menukar ramuan tersebut dengan madu yang dicampurkan
dengan rumput Darbha, yakni rerumputan yang sangat tajam. Garuda
menaruhnya kedalam sebuah pot dan menaruh ramuan tersebut
kererumputan dan menghimbau para ular agar melakukan ritual
sebelum meminumnya. dengan tergesa-gesa para ular bersiap
melakukan ritual sebelum meminum ramuan tersebut, sementara
itu Garuda membebaskan ibunya dari perbudakan, dan diwaktu
yang sama juga Indra telah membawa ramuan Amrita yang asli
kembali kesurga. setelah para ular kembali dari ritualnya, merekapun
menjilat ramuan palsu itu dan lidah mereka terpotong menjadi dua
( ini menjadi asal usul lidah ular yang bercabang dua).
Mulai dari saat itu, Garuda menjadi sekutu para Dewata sekaligus
tunggangan setia Vishnu dan musuh abadi para ular-ular penghianat.
Menurut legenda Mahabrata, Garuda mempunyai enam anak yang
merupakan keturunan dari ras burung, ras tersebut memiliki kekuatan
yang luar biasa yang dilindungi oleh Vishnu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar