Rabu, 29 Desember 2010

kisah Sang Garuda




Garuda lahir dari sebuah telur yang sangat besar dengan anggota 
badan, tubuh seperti manusia
 laki-laki normal, namun ia 
memiliki kuku, sayap serta 
paruh elang. Saat pertama
 kali ia keluar dari telurnya,
 Garuda muncul seperti
 neraka yang berapi-api,
 sama besarnya dengan
 kebakaran kosmis
 berukuran besar yang 
memakan bumi saat kiamat. karna merasa terancam dengan kekuatan yang
 dimiliki oleh Garuda, para dewata pun memohon agar Garuda menghentikan
 perbuatanya itu, dan Garuda mengabulkan permintaan mereka. dengan
 segera Garuda mengurangi ukuran tubuhnya menjadi seukuran normal.
Suatu hari, Vinata termakan oleh rayuan Kadru, kakaknya sendiri yang
 merupakan Ibu dari Serpents ( ular-ular licik dalam mitos), mereka
 melakukan taruhan, yang kalah akan menjadi budak dari yang 
memenangkan taruhan, Vinata kalah dalam taruhan dan diapun menjadi
 budak dari kakaknya sendiri. Untuk melepaskan Vinata yang tak
 lain adalah ibunya, Garuda mendatangi Kadru dan para penghianat.
 Garuda bertanya, apa yang harus dilakukanya untuk dapat
 membebaskan ibunya. Kadru pun memutuskan agar Garuda 
membawakan kepada mereka ramuan keabadian, yang biasa 
disebut Amrita. Tentu saja itu merupakan permintaan yang beresiko
 tinggi, karna pada saat itu Amrita adalah milik para dewa
 yang letaknya berada disurga.
Indra, raja para dewa yang paling berkuasa menjaga Amrita
 dengan sangat berhati-hati. dengan maksud untuk menjaga 
ramuan tersebut, para dewa mengelilingi ramuan itu dengan 
bola-bola api yang menutupi langit. mereka juga telah menghalangi
 jalan menuju tempat ramuan itu berada dengan senjata aneh berbentuk 
pisau tajam yang selalu berputar.
dan terakhir mereka menempatkan dua ular raksasa beracun didekat
 ramuan tersebut sebagai penjaga yang mematikan.
tanpa merasa gentar, Garuda bergegas menuju ketempat kediaman para
 dewa, dengan cepat ia mencuri harta karun para dewa. dengan sangat
 berhati-hati akan kekuatan yang dimiliki Garuda, para dewa pun
 menemui garuda dengan kekuatan pasukan penuh. akan tetapi 
Garuda mampu membuat para dewa kewalahan, dan memaksa 
para dewa untuk menyebar ke segala penjuru. Garuda mengambil
 air dari berbagai sungai dan memasukannya kedalam mulutnya,
 lalu menyemburkan air tersebut ke arah api-api yang dilemparkan
 kearahnya, sekaligus memadamkan api-api yang melindungi
 para dewa. setelah itu dia mengecilkan ukuran tubuhnya 
dan merangkak melewati pisau-pisau tajam yang berputar yang
 merupakan mesin pembunuh yang dibuat para dewa. dan akhirnya
 ia harus melewati 2 ular raksasa beracun yang diletakkan oleh
 para dewa untuk melindungi Amrita, ramuan keabadian yang hendak
 dicuri oleh Garuda. Kedua ular tersebut memiliki mata yang sangat 
tajam, yang mampu menangkap setiap gerakan tercepat sekalipun,
 namun Garuda mampu menundukan kedua ular tersebut dengan
 cara melemparkan debu kearah mata mereka.
Garuda memasukan Ramuan Amrita kedalam paruhnya tanpa menelan
 ramuan tersebut, lalu ia kembali meluncur terbang keudara melewati
 lapisan-lapisan langit. Ditengah perjalanan, Garuda bertemu dengan 
Vishnu yang terkesan dengan kebolehan Garuda. Dari pada berkelahi
 dengan burung itu, Vishnu memutuskan untuk memberikan Garuda
 hadiah berupa anugerah yaitu keabadian, tanpa meminum ramuan 
Amrita sekalipun. sebagai balasannya, Garuda dengan senang hati
 meminta untuk dijadikan tunggangan Vishnu. saat Garuda kembali 
melaju terbang, Garuda berpapasan dengan Indra, raja para dewa
 yang paling berkuasa. Indra melempar Garuda dengan halilintarnya,
 namun Garuda tidak mengalami cedera sedikitpun, hanya kehilangan
 sehelai bulu saja. dengan penuh kesadaran akan kekuatan Garuda,
 Indra meminta gencatan senjata kepada Garuda. lalu mereka 
menyelesaikannya dengan cara lain, yakni perjanjian. Garuda berjanji
 setelah dia berhasil mengantarkan ramuan tersebut dan memenuhi
 permintaan para penghianat, dia akan mengembalikan ramuan tersebut 
ke para dewa. Indra memberikan izin kepada Garuda untuk mendapatkan 
Naga sebagai makanan.
Dan akhirnya Garuda sampai sebelum para Ular menjadi cemas. tanpa
 mereka sadari bahwasanya Garuda telah bersekutu dengan para dewata, 
Garuda telah menukar ramuan tersebut dengan madu yang dicampurkan
 dengan rumput Darbha, yakni rerumputan yang sangat tajam. Garuda 
menaruhnya kedalam sebuah pot dan menaruh ramuan tersebut 
kererumputan dan menghimbau para ular agar melakukan ritual
 sebelum meminumnya. dengan tergesa-gesa para ular bersiap 
melakukan ritual sebelum meminum ramuan tersebut, sementara
 itu Garuda membebaskan ibunya dari perbudakan, dan diwaktu
 yang sama juga Indra telah membawa ramuan Amrita yang asli 
kembali kesurga. setelah para ular kembali dari ritualnya, merekapun
 menjilat ramuan palsu itu dan lidah mereka terpotong menjadi dua
 ( ini menjadi asal usul lidah ular yang bercabang dua).
Mulai dari saat itu, Garuda menjadi sekutu para Dewata sekaligus
 tunggangan setia Vishnu dan musuh abadi para ular-ular penghianat.
Menurut legenda Mahabrata, Garuda mempunyai enam anak yang 
merupakan keturunan dari ras burung, ras tersebut memiliki kekuatan
 yang luar biasa yang dilindungi oleh Vishnu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar